Ban sepedaku bocor di tengah perjalanan

January 27, 2010

Sebuah pengalaman yang tak ingin terulang lagi. Betapa paniknya hati saya saat itu,

Pagi itu seperti biasa saya pergi ke kota untuk mengikuti belajar utak-atik Elektronik (kursus)
Jarak yang saya tempuh dengan bersepeda dari kampung menuju ke kota tepatnya di tempat saya belajar itu kurang lebih 26KM

tugas rutin ini saya lakukan tiap 3 hari berturut-turut dalam 1 minggu selama kurang lebih 3 bulan

Dalam perjalanan bersepeda tak ubahnya kerja keras. Bekal yang ku bawa cuma sebungkus nasi, beberapa buku, pena dan semua dalam ransel mini di punggung, (Tak pernah membawa uang) ku kayuh sepedaku dengan kecepatan penuh. Menyusuri sepanjang perjalanan. melewati bermacam-macam kendala. Seperti jalan berlubang. Tikungan tajam, dan melewati area anak-anak SD yang tengah berderet di sepanjang trotoar. Ini mesti kudu ngati-ati salah set sedikit crempet anak-anak tersebut bisa babak belur di hajar masa. Usai melewati kalangan ramai kembali ku tanjap gas dengan kecepatan penuh, membelah perkampungan demi perkampung. Sesekali melintasi berupuluh-puluh hektare area persawahan. Berbagai macam bentuk jembatan ku lalui tak pernah ku berhenti sebelum sampai tujuan. pokoknya terus tancap gas. (Gasnya pakai tenaga otot man)

Namun nasib sial itu lagi beralih ke pihak saya betapa tidak perjalanan sejauh 26MK tiba di tengah perjalanan ban belakang bocor. Kempes pes! pes!. Di bokongku Terasa gregel-gregel, gludung-gludug gliyer-gliyer. di kayuh terasa berat. Ku toleh ban belakang….?!?! Astaghfirullahal’adhim,

Spontan saya turun dan ku perhatikan ban belakang sepedaku. Ku picit-picit!? Yaah memang benar-benar kempes,

Saat itu juga hati ku langsung gelisah panik tak tahu apa yang harus ku lakukan. Mau pulang sudah jauh. Maju juga jauh. uang tidak bawa. perkampungan masih jauh. Ku tebarkan pandanganku sekeliling cuma ada hamparan sawah yang sangat sepi dan pagi itu cuaca mendung setengah gerimis. Yaaah cuma ada sesekali mobil angkot lewat. Namun apa yang bisa ku lakukan terhadap mobil itu kecuali diam.

Tak ada pilihan yang dapat ku jadikan pencerah. Akhirnya ku jalan kaki sambil menuntun sepedaku searah dengan perjalananku. Ku tahu ada perkampungan di depan nun jauh sana. Dengan langkah lunglai akhirnya sampailah diriku di perkampungan itu,
Nama kampung itu desa Sungai saren
Baru melewati beberapa rumah ku hampiri salah satu warga yang tengah duduk di emper entah siapa mananya, sebab yang ku tahu daerah ini penduduknya kebanyakan suku bugis dan suku banjar. Dan saya juga tidak mudeng dengan bahasa daerah mereka.

Orang itu seperti sudah tahu letak kesulitanku. Tak lain hanyalah saya butuh pompa. Yaah… saya butuh pompa. Namun orang tersebet tidak punya pompa. Saya hanya di tunjukkan sebuah rumah milik tetangganya.
Tak lupa ku ucapkan Terimakasih sebelum berlalu. Dan saya pun menuju ke rumah yang di tunjuk tadi.
Hanya satu kali kata Permisi… tak lamapun keluar tuan rumah dan kamipun diskusi sekejab. lalu tuan rumah itu kembali masuk dan keluar sambil membawa pompa,

Dengan perasaan penuh harap saya pompa ban belakang sepedaku. ku pompa beberapa kali tekan. Seperti ada perubahan terjadi pada ban saya. Ban saya kembali membaik terisi angin. Namun baru beberapa saat ternyata ban saya kembali kempes.

Duuh gusti…. Parengono pitulung kelawan hamba penjenengan meniko…

Ku coba pompa lagi dengan sebelumnya memeriksa klep penahan angin. Namun hasilnya tetap sama. Yaitu kempes lagi dan kempes lagi,

Pemilik pompa berseru kepada saya “Itu sudah bocor kuat. ganti ban baru saja atau di tampal” sambil menunjuk ke suatu arah seraya berkata “Di sebelah sini ada kok bengkel sepeda”

Saya tak bisa menjawab kata-kata itu, hatiku tambah kalut. Rasa gelisah dan berkecamuk kian menjadi-jadi, se andainya saya membawa uang, mungkin saya akan merespon kata-kata itu, tapi dalam ke adaan begini saya benar-benar tak berkutik,
Pikiran saya terus berputar dengan keras mencari jalan keluar.

Satu-satu nya jalan saya harus punya uang saat itu juga.

Dengan perasaan takut bercampur malu, yaah apa boleh buat. Akhirnya tuan rumah itu yang juga tidak saya ketahui namanya saya ajak berunding,

“Maaf pak, terus terang saya dari rumah tidak membawa uang sepeserpun. Jika bapak tidak keberatan saya pinjam uang nya bapak seribu perak saja dan sepeda ini saya tinggal di sini”

Lalu apa tanggapan tuan rumah itu, ternyata menolak permintaan yang saya ajukan, saya pun coba lagi memohon dengan amat sangat, tapi orang ini tetap bersikeras menolak, jawabannya selalu menyuruhku agar sebaiknya saya ke bengkel saja,

Usahaku untuk mendapatkan uang 1000 perak pun sia-sia,
Cuaca masih tetap mendung dan terus-menerus rintikkan gerimis.

Dengan perasaan tak menentu akhirnya sayapun berjalan lagi sambil menuntun sepedaku menuju se arah perjalananku dari rumah. Tak lama saya pun menemukan bengkel sepeda. Ketika langkahku sampai tepat di depan bengkel
Lalu salah satu mekanik yang sedang mengutak-atik pekerjaannya mengalihkan pandangannya ke arah saya. Dengan wajah penuh tanda tanya melihat ke hadiran saya yang tengah berjalan kaki sambil menuntun sepeda.

Matanya memandangi sepeda saya dan berseru “Kenapa mas sepedanya bannya bocor ya mau di ganti apa di tampal?”

Lagi-lagi saya tak mampu menjawabnya.
Pikiranku terus berputar keras.

Akhirnya saya pun menjawab “Di tampal saja pak”

“Ya tunggu sebentar” jawab mekanik dengan tenang,

Saya pun duduk di bangku kayu yang sudah menghitam pekat itu, Jantung saya kian tambah berdegub keras,

Keluh dalam hati saya, “Pakai apa nanti aku bayarnya.. Duh..! Pusiiiing…” hatiku termenung sesaat, lalu saya tegak lagi dan mondar mandir, ngalor ngidul, lalu balik lagi ngidul ngalor di area bengkel, dan sesaat saya amati wajah mekanik yang sedang khusuk dengan aktifitasnya,

Hmmm? sepertinya orang ini ramah….,

Lalu saya pun memberanikan diri. Ku dekati mekanik itu. Lalu saya berkata “Pak boleh saya pinjam uang lima ratus perak saja. Nanti saya kembali ke sini”

Sebuah pengajuan yang penuh tekanan terpaksa saya lakukan,

Namun mekanik itupun tanpa banyak tanya ini itu, ia langsung menyodorkan uang 1000 perak seraya berkata “Ini…”

Duh senangnya hati saya seraya mengucapkan banyak terimakasih, saya langsung menghambur ke tepi jalan dan tak lama saya pun sudah meneruskan perjalananku dengan naik angkot, tetapi masalahku belum selesei di sini.

Setelah saya sampai di kota. Hati saya masih gelisah. Karna nanti sore pulang saya harus bisa mendapatkan uang yang lebih besar dari 1000 perak, guna membayar biaya tampal ban dan bayar hutang 1000 perak,
Di sini tempat belajar elektronik saya, semua teman-teman ku bersuku bugis dan banjar. Dan guru saya juga orang banjar, bahkan di kota Kuala tongkal ini pun nyaris semuanya orang berasal dari suku banjar dan bugis selain itu cuma ada Orang chinese.
Yang orang jawa tengah Wong jowo pati itu kayaknya cuma aku saja. Sehingga apa mungkin saya pinjam uang 5000 perak dari salah satu temanku itu. Sementara kami belum begitu akrab dengan mereka, maklum saja saya anak kampung.

Haripun sudah sore dan kini waktunya saya mencari uang 5000 perak. sayapun berfikir lagi, siapa yang mesti saya pinjami, akhirnya hati saya tertuju ke guru saya untuk mendapatkan uang itu, saya temui guru saya. Ku katakan mengenei kesulitanku di perjalanan. Dan guru saya pun mengerti. Dan saya di beri pinjaman uang 5000 perak, meskipun sejatinya hal ini sangat memalukan. Namun apadaya demi urusan lancar yang penting tidak mencuri.

Jam 4 sore saya pun bergegas pulang naik angkot dan turun lagi tepat di depan bengkel, begitu saya hampiri dengan maksud hati mau langsung membayar jumlah biaya tampal ban serta pinjaman 1000 perak dan langsung pulang dengan bersepeda lagi, Tapi dasar nasib lagi apes ternyata ban sepedaku belum di tampal,

Barulah di kerjakan menampal ban sepedaku setelah nunggu hampir satu jam. Dan selesei di tampal hari sudah hampir magrib, dan kini perjalanan pulangku bersepeda dalam ke adaan remang-remang, ku tancap gas gaya otot dengan kecepatan penuh. (Jenis sepedaku Balap merk phoenix dengan gier dobel. Gier belakang ada 5 gier depan ada 3, dengan ukuran pelek sebesar jempol kaki gaya stang bengkok ke bawah)

Dan saya tiba ke rudah sudah jam 8 malam,

Saya tidak tahu persis Hari tanggal dan tahun kapan kisah ini saya alami

Yang jelas saya mengalami kisah ini pada waktu di mana Indonesia pertama kali di landa krisis moneter
Posting ini saya ikut sertakan dalm mengikuti lomba Pengalaman mengesankan dalam bersepeda

Bagikan:

    Filed under: Uncategorized

    52 Comments Leave a Comment

    • 1. Abula  |  January 27, 2010 at 10:13 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      kisah bersepeda yang sepertinya tak akan pernah terlupa …

      hehe ia mas. karna ini sebuah kisah yang amat jelek. Jadi gak akan lupa.

    • 2. Abula  |  January 27, 2010 at 10:14 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      :tob:
      selamat mas,,,, saya belum selesai juga bikin tulisan tentang sepeda…
      .-= Abula´s last blog ..Apa itu keyword? =-.

      wah ikut juga ya mas. Oke buruan di sudahkan mas :D

    • 3. Mr.o2n°  |  January 27, 2010 at 11:17 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Pertama lucu ke dua unik,ke tiga mengharukan ceritanya lengkap.
      Lain kali kalo mau naik kendaraan apapun jgn lupa bawa duit ya :D
      Kalo yg ini aku yakin kamu pasti lolos bro.
      Sukses selalu.

      Wah kok fariasi sih mas. Hehe duet sih pengen bawa lha gak punya duet apa yang mau di bawa?

    • 4. Mr.o2n°  |  January 27, 2010 at 11:20 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Untung sekolah nya cuma 3 bulan coba kalo 3 tahun,naik sepeda jrk tempuh seperti itu,mungking betisnya uda sebesar kaki gajah tu :ngakak:

      Hehe bisa aja mas. Biasanya kaki yang sudah terlatih begitu akan tambah kuat

    • 5. Wandi thok  |  January 27, 2010 at 12:15 pm

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Ternyata sampean ki wong Pati to mas? :evillaugh: Dengan Pabrik Gula Pakis dekat nggak? Di perumahannya itu ada saudaraku lho mas. :gemes: Kisahe kaya jaman aku SMP mas, mung beda SIKONDOM, Situasi, Kondisi, dan Domisili. :tob:

      wah masih jauh mas ama pabrik itu. Hehe kisah ini memang jelek mas.

    • 6. Mariska Ayu  |  January 27, 2010 at 12:24 pm

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Daerah tempat tinggal Mariska dengan sekolahku sekarang jauhnya kurang lebih 20 km kak, nggak ada orang nyepeda ontel, kenapa? Karena daerahnya naik turun, diantara perbukitan yang banyak jurang tajamnya. :puyeng:

      Hmm berarti mariska wong nggunung to? Ck..ck pantesan tempatnya naik turun :D

    • 7. batavusqu  |  January 27, 2010 at 12:35 pm

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Salam Takzim
      Artikel ini saya sudah serahkan ke dewan juri, terima kasih atas partisipasinya di acara humberqu
      Salam Takzim Batavusqu
      .-= batavusqu´s last blog ..Berburu Dengan Sumpit =-.

      Salam takzim balik. terimakasih telah di perbolehkan ikut hehe

    • 8. Perawan Desah  |  January 27, 2010 at 12:50 pm

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Saya hanya bisa mendo’akan semoga:
      1. Kisah tragis ini tak diulang lagi.
      2. Ikutan lombanya menang mas. :tob:

      terimakasih aja deh atas do’a nya :D

    • 9. Mamah Aline  |  January 27, 2010 at 1:21 pm

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      ya ampun masa sih jaraknya 26 km? gak kebayang deh din, memang bersepeda selalu ada kenangannya asal jangan yang kamu alami itu terulang lagi
      .-= Mamah Aline´s last blog ..Cinta sejati merpati =-.

      Hehe ia mah… Mudah-mudahhan tidak terulang lagi. Terimakasih mah atas segala responnya

    • 10. arkasala  |  January 27, 2010 at 1:26 pm

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Mendapat tugas dari Mas Isro Mas. Ijin menjemput artikelnya.
      Trims.
      Salam hangat selalu
      .-= arkasala´s last blog ..Guru Kehidupan =-.

      hmmm oke mas silahkan, ya cuma seperti itu artikelnya mas jelek :D

    • 11. mandor tempe  |  January 27, 2010 at 2:07 pm

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      ternyata cerita sampeyan mengharukan sekali :matabelo:
      .-= mandor tempe´s last blog ..SMT =-.

      ia om untuk itu saya jadi takut hal itu terulang lagi

    • 12. ducky  |  January 27, 2010 at 3:18 pm

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Hahaha…ikutan lomba seo sepeda yaahh mas? Pengalaman seruuu seruuu..tahun 45 yaa qeqeqe sepuh dooong!
      so, laen kali jgn lupa bw “bekal” ya kalo kmana-mana :)
      .-= ducky´s last blog ..[luvIseng] Setia Sampai Mati =-.

      hehe tapi ada hikmahnya juga ya. Lha ini dapat ku jadikan uptodate di blog hehe

    • 13. mubaroki  |  January 27, 2010 at 4:07 pm

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      blog walking sobat…:ngikik:
      salam kenal ya…:nyembah:
      .-= mubaroki´s last blog ..Mandi Wajib =-.

      terimakasih atas kunjungannya nanti saya akan balik berkunjung.

    • 14. bali beach  |  January 27, 2010 at 4:50 pm

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      pernah juga neh ngalamin kayak gini heheheheh:diem:

      Wah ternyata kita punya pengalaman yang sama ya mas hehe

    • 15. antokoe  |  January 27, 2010 at 5:41 pm

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      tapi yang beres mas….
      .-= antokoe´s last blog ..Kulit yang Cocok =-.

      Maksudnya apa mas?

    • 16. baezur  |  January 27, 2010 at 10:48 pm

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Tragis sekali nasibmu, tp itu sbuah ujian menuntut ilmu, smoga sukses

    • 17. HumorBendol  |  January 28, 2010 at 12:54 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Met pagi bro…
      Maaf baru bisa mampir bro….
      Absen dulu deh….
      .-= HumorBendol´s last blog ..Sejuk Rasanya =-.

    • 18. HumorBendol  |  January 28, 2010 at 12:55 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      hehe…smoga makin sukses bro…
      Dijamin ! Pasti menang kontes menulis neh
      :hore:
      Makasih bro….
      .-= HumorBendol´s last blog ..Sejuk Rasanya =-.

    • 19. Artis Indonesia  |  January 28, 2010 at 1:05 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      :pray: untung sepeda… kalo mobil???

    • 20. Mr.o2n°  |  January 28, 2010 at 1:56 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Salam dingin2 hangat dan met pagi.

    • 21. citromduro  |  January 28, 2010 at 2:05 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      datang menjenguk sobat
      selamat berkontes ria mas
      semoga berhasil dan tetap menjalin silaturahmi sesama bloger

    • 22. citromduro  |  January 28, 2010 at 2:06 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      walau sama ikutan tidak kenapa juga mengucapkan selamat
      menang bukan suatu tujuan tapi tetap silaturahmi yang utama

    • 23. freesmsc  |  January 28, 2010 at 3:08 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      wah sulit untuk dibayangkan rasanya pasti campur aduk heheh

      berkunjung n kunjungan baliknya yaw mas tengkyu

    • 24. yangputri  |  January 28, 2010 at 3:40 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      cerita yang mengharukan bang udien, ternyata krisis moneter saat itu, bener2 berimbas langsung sama abang hehehe btw sepeda itu masih adakan? simpen bang buat kenang2an

    • 25. sunflo  |  January 28, 2010 at 3:50 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      kisahnya udah lama ya mas.. pantas berkesan sekali yaa… indah buat dikenang….^^
      .-= sunflo´s last blog ..Nyasar Euy…!! =-.

    • 26. komuter  |  January 28, 2010 at 4:06 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      kuala tungkal, jambi ??
      jauh amat dari jawa ke sana ……….
      tetap semangat
      .-= komuter´s last blog ..IBSN: inspirasi menulis… di mana kau? =-.

    • 27. Program kasir  |  January 28, 2010 at 5:28 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Say doakan semoga kejadian tersebut tidak terulang lagi :hoho:
      .-= Program kasir´s last blog ..Program Kasir =-.

    • 28. Hary4n4  |  January 28, 2010 at 6:24 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Ceritanya asyik dan mengharukan.. Saya jadi sedikit ikut nahan napas waktu baca mas Udien lagi mikir sambil kebingungan.. Seperti ikut ngerasakan mas, maklum..pernah punya pengalaman serupa…hehe

      oke mas, moga sukses dgn kontesnya..
      Salam hangat dan damai selalu…

    • 29. bhogey  |  January 28, 2010 at 6:38 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      semua pasti ada hikmahnya mas :pray:
      .-= bhogey´s last blog ..Bayaran dari Paypal Wishlist =-.

    • 30. ofaragilboy  |  January 28, 2010 at 6:48 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      lengkap ceritanya…..

      :jedug::hore::mataduitan:
      .-= ofaragilboy´s last blog ..Di Obok-obok =-.

    • 31. ruanghati  |  January 28, 2010 at 11:00 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Wow, pengalaman bersepeda yang menarik banget, penuh kegigihan.

    • 32. Blogger Terpanas  |  January 28, 2010 at 3:01 pm

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      hoalah bror….nasbmu kok mesakno banget to…….sudah di tengah hutan sama gajah kok msaih juga kau alami hal itu hiks,,…..hiks…….
      tapi…………..”tangan – tangan” TUHAN akan selalu bermain untuk hamba-hambanya yang percaya. tetap semangat bror……
      .-= Blogger Terpanas´s last blog ..Bukan Makam Blog =-.

    • 33. Yunus Chalim  |  January 28, 2010 at 4:26 pm

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      :hore::hore::hore::hore:
      saya harus menepuk-nepuk telapak tangan saya sembari berdiri mengapresiasi kegigihan mas.
      .-= Yunus Chalim´s last blog ..Ilmu Perkapalan Dan Teknologi Kelautan =-.

    • 34. wahyu  |  January 28, 2010 at 7:01 pm

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      wowowowo…. :tob: abis pengalamannya…
      saya sampai terharu bacanya…
      begitu susah mencari uang, tapi untung masih ada orang baik di dunia ini… :matabelo:
      .-= wahyu´s last blog ..Pahlawan di Balik Layar =-.

    • 35. Rafi  |  January 28, 2010 at 7:30 pm

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Hmmm….Sungguh cerita yang sangat Tragis yaa. Nice Posting mas

    • 36. narno  |  January 28, 2010 at 10:09 pm

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      semoga sukses ikut lombanya

    • 37. azzaam  |  January 28, 2010 at 11:06 pm

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Kisahnya menarik yah, sampe ikut terbawa suasana…
      Sungguh, seperti inilah ciri orang-orang yang bersyukur :tob:
      .-= azzaam´s last blog ..Matt Pemilik WordPress Ternyata Penggemar Mbah Surip =-.

    • 38. bundadontworry  |  January 29, 2010 at 12:22 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      duh, kasihan banget sih Mas ,pengalaman bersepeda yg gak terlupakan.
      semoga sukses dlm acaranya Mas Zipoer.
      salam.
      .-= bundadontworry´s last blog ..Sudah Sesuaikah Pekerjaan Anda Dengan Hati? =-.

    • 39. ruang hati berbagi  |  January 29, 2010 at 12:31 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      coba aja ya ada call center tukang tambal ban
      .-= ruang hati berbagi´s last blog ..Hah!! Miyabi Promo Tur Album Keliling Jawa dan Sumatera (HOT) =-.

    • 40. yanti tukang kerupuk  |  January 29, 2010 at 12:36 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Assalamualaikum.wr.wb. Slmt Pagi. Salam dari Yanti sekeluarga. Semoga pemilik blog ini dan seluruh narablog yang hadir selalu dalam lindunganNya dan sukses menyertainya.Tabik
      .-= yanti tukang kerupuk´s last blog ..Menghitung amal (Sebuah renungan pribadi) =-.

    • 41. yanti tukang kerupuk  |  January 29, 2010 at 12:37 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      hihihi, kejadian yang sama menimpa saya juga…
      .-= yanti tukang kerupuk´s last blog ..Menghitung amal (Sebuah renungan pribadi) =-.

    • 42. sauskecap  |  January 29, 2010 at 1:32 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      waduh stress juga kalau sepeda bocor ga bawa uang…
      .-= sauskecap´s last blog ..Spaghetti Udang Keju, The Real Spaghetti =-.

    • 43. mubaroki  |  January 29, 2010 at 2:33 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      sob, tukeran link ya…
      link kamu dan ku pasang:tob:
      .-= mubaroki´s last blog ..Mandi Wajib =-.

    • 44. Blog Berbagi Hati Menjadi Dofollow  |  January 29, 2010 at 3:01 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Postinganya kok belum ganti bror, lagi rame jobnya ya?

    • 45. Ongki  |  January 29, 2010 at 3:21 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      wah… panjang dan berat juga.. sampai harus berhutang rupiah.. tp ndak apa2, sebagai pelajran, kali lain kalau pergi, siapkan uang secukupnya untuk berjaga2…

      mungkin maksud tidak ditambah dulu biar aman, misal kalau di maling biar susah jalan, soalnya yg belakang gemboss
      .-= Ongki´s last blog ..Apple iPad – Gadget Baru Apple =-.

    • 46. yayat38  |  January 29, 2010 at 3:44 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      untuk melihat pesertanya saya sampaikan di artikel di commentluv ini, semoga muncul :)
      Trims Mas. Salam hangat selalu :)
      .-= yayat38´s last blog ..Kaget Ditunjuk Menjadi Juri =-.

    • 47. Desri Susilawani  |  January 30, 2010 at 12:14 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      sukses ya jadi peserta di humberqu…jadi keingetan janji untuk ikut partisipasi di acara ini

    • 48. Komunitas Penyakit Aneh  |  February 2, 2010 at 4:29 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      kisahmu luar biasa!!! mengharukan dan mengesankan. TOP!
      Salam dr P. Jawa

      –Trah7

    • 49. Matasto  |  March 2, 2011 at 7:18 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Kalau saya dari mulia ban bocor,ban pecah di keramaian,garpu depan patah,peluru berserakan di jalan sampai setang patah udah pernah ngerasain.itu pengalaman selama 6 tahun sekolah dari mts(setara smp) sampai ma(setara sma) dari tahun 1998 sampai 2004.hanya saja jarak tempuh saya cuma 5 km.

      Wah kok kamu malah lebih parah ya? Cuma jarak tempuhnya kamu tak sejauh saya :D

    • 50. Sewa Mobil Bandung  |  April 9, 2011 at 1:21 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Tragis banget kisahnya nya mas,, hehehhee,,,, Tapi orang sabar di sayng Tuhan kok… hehehhehee

    • 51. rental mobil di bandung  |  April 21, 2011 at 8:04 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      wah sulit untuk dibayangkan rasanya pasti campur aduk heheh
      berkunjung n kunjungan baliknya yaw mas tengkyu

    • 52. bebas ban bocor  |  November 13, 2011 at 9:02 am

      Unknown Unknown Unknown Unknown

      Website yang bagus dengan artikel bermanfaat, keep sharing info

    Beri komentar

    (wajib)

    (wajib), (email anda aman bersama kami)

    CommentLuv badge

    XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

    TrackBack URL  |  RSS feed for comments on this post.


    Author

    Selamat datang di udienroy.com semoga apa yang tertulis di dalam blog ini dapat memberi sedikit manfaat,

    Radarku

    Jumlah tamu saat ini

    Status perangkat anda
    IP address signature


    PageRank
    xoxHits.com

    Suara rakyat

    Yang kasih komen terbanyak

    RSS Info berita

    Meta

    RSS Berita info

    Komentar Spam